ROKAN HILIR — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nasib Maju Bosamo, Kepenghuluan Sungai Manasib, Kabupaten Rokan Hilir, kembali menebar sebanyak 10.000 ekor bibit ikan lele pada Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program budidaya perikanan desa setelah sebelumnya BUMDes tersebut berhasil melaksanakan panen dengan hasil lebih dari satu ton ikan lele.
Penebaran bibit dilakukan di kolam budidaya yang dikelola langsung oleh pengurus BUMDes Nasib Maju Bosamo sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas usaha serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Program budidaya lele ini menjadi salah satu unit usaha unggulan BUMDes yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga.
Direktur BUMDes Nasib Maju Bosamo, Samriono, menyampaikan bahwa keberhasilan panen sebelumnya menjadi motivasi bagi pengurus untuk terus mengembangkan usaha perikanan secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, pada panen sebelumnya hasil yang diperoleh mencapai lebih dari satu ton. Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan yang dilakukan sudah berada di jalur yang tepat. Penebaran 10.000 bibit lele hari ini merupakan langkah lanjutan untuk menjaga kesinambungan produksi,” ujarnya.
Menurut Samriono, sektor perikanan budidaya dipilih karena memiliki potensi besar dan relatif stabil dalam menopang perekonomian desa. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang kerja dan meningkatkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam usaha produktif desa.
Pemerintah Kepenghuluan Sungai Manasib turut mendukung pengembangan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Melalui sinergi antara pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan masyarakat, diharapkan unit usaha perikanan ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli desa.
Dengan penebaran bibit lele sebanyak 10.000 ekor tersebut, BUMDes Nasib Maju Bosamo menargetkan hasil panen yang optimal dalam beberapa bulan ke depan. Keberlanjutan program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepenghuluan Sungai Manasib.
